PENGARUH PERAWATAN BETON (CURING) MENGGUNAKAN WATER CURING DAN MEMBRANE CURING TERHADAP KUAT TEKAN BETON

  • Vicky Fernando Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Elia Hunggurami Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Tri M. W. Sir Prodi Teknik Sipil, FST Undana
Keywords: Beton, Water Curing, Membrane Curing, Kuat Tekan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode perawatan terhadap kuat tekan beton. Mutu rencana beton 25 MPa dengan sampel silinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 42 sampel. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 28 hari. Kuat tekan beton yang dihasilkan dari perawatan selama 7 hari, 14 hari dan 28 hari secara berurutan untuk perawatan direndam dalam air adalah 22,18 MPa, 23,12 MPa dan 25,29 MPa, perawatan disiram air adalah 21,51 MPa, 22,36 MPa dan 22,65 MPa, perawatan dibungkus karung goni basah adalah 22,27 MPa, 22,84 MPa dan 23,87 MPa, perawatan dibungkus plastik wrap adalah 21,33 MPa, 21,89 MPa dan 22,65 MPa dan tanpa perawatan pada suhu luar ruangan adalah 18,68 MPa. Perbedaan kuat tekan beton yang dihasilkan terhadap kuat tekan beton yang direndam dalam air selama 28 hari dengan perawatan selama 7 hari, 14 hari dan 28 hari secara berurutan untuk perawatan direndam dalam air mengalami penurunan sebesar 12,30%, 8,58% dan 0%, perawatan disiram air mengalami penurunan sebesar 14,95%, 11,59% dan 10,44%, perawatan dibungkus karung goni basah mengalami penurunan sebesar 11,94%, 9,69% dan 5,61%, perawatan dibungkus plastik wrap mengalami penurunan sebesar 15,66%, 13,44% dan 10,44% dan tanpa perawatan pada suhu luar ruangan mengalami penurunan sebesar 26,14%.

This research will find out how is the effect of concrete curing method on its compressive strength. The quality of concrete planned was 25 MPa with sample is cylinder with diameter is 15 cm and height is 30 cm with total 42 samples. The Compressive strength tested at 28 days old. Compressive strength obtained from 7 days, 14 days and 28 days of curing sequentially for curing with immersion in water is 22,18 MPa, 23,12 MPa, and 25,29 MPa, curing with spraying water is 21,51 MPa, 22,36 MPa, and 22,65 MPa, covered with wet sack is 22,27 MPa, 22,84 MPa, and 23,87 MPa, covered with plastic is 21,33 MPa, 21,89 MPa, and 22,65 MPa and without curing at outdoor temperature is 18,68 MPa. The diffirence of compressive strength obtained to the compressive strength of curing with immersion in water for 28 days sequentially for 7 days, 14 days and 28 days is decreased for 12,30%, 8,58% and 0%, spraying water is decreased for 14,95%, 11,59% and 10,44%, covered with wet sack is decreased for 11,94%, 9,69% and 5,61%, covered with plastic is decreased for 15,66%, 13,44% and 10,44% and without curing at outdoor temperature is decreased for 26,14%.

References

Antoni, dan Nugraha, P.2007. Teknologi Beton. Yogyakarta : C.V Andi Offset.

Asiacon. 2019. Pengertian Dan Fungsi Curing Beton. Diakses pada 25 februari 2021, dari https://asiacon.co.id/blog/ilmu-sipil/curing-beton.

Astanto, Triono Budi. 2001. Konstruksi Beton Bertulang. Yogyakarta : Kanisius.

Mc Cormac, Jack C. 2004. Desain Beton Bertulang (Edisi Kelima Jilid 2). Jakarta : Erlangga.

Niagareadymix. 2020. 6 Cara Perawatan Beton Setelah Cor Yang Harus Diketahui. Diakses pada 25 februari 2021 di https://www.niagareadymix.com/2020/10/cara-perawatan-beton-setelah-cor.html

Pekerjaan Umum. 1982. Persyaratan Umum Bahan Bangunan di Indonesia (PUBI 1982). Jakarta.

SNI 03 – 2843 - 2000, Tentang Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal.

SNI 03 – 2847 – 2013, Tentang Tata Cara Perencanaan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung.

SNI 03 – 6369 – 2000, Tentang Tata Cara Pembuatan Kaping Untuk Benda Uji Silinder Beton.

SNI 1974 : 2011, Tentang Cara Uji Kuat Tekan Beton Dengan Benda Uji Silinder.

SNI 2493 : 2011, Tata Cara Pembuatan Dan Perawatan Benda Uji Beton Di Laboratorium.

SK SNI S-04-1989-F, Tentang Spesifikasi Bahan Bangunan Bagian A (Bahan Bangunan Bukan Logam).

Tjokrodimuljo, Kardiyono. 1992. Bahan Bangunan. Yogyakarta : Biro Penerbit Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada.

Tjokrodimuljo, Kardiyono. 1996. Teknologi Beton. Yogyakarta : Biro Penerbit Teknik Sipil Universitas Gadjah Mada.

Published
2023-12-15
How to Cite
Fernando, V., Hunggurami, E., & Sir, T. M. W. (2023). PENGARUH PERAWATAN BETON (CURING) MENGGUNAKAN WATER CURING DAN MEMBRANE CURING TERHADAP KUAT TEKAN BETON. Jurnal Teknik Sipil, 12(2), 137-144. Retrieved from https://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/551

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.