EVALUASI KAPASITAS SALURAN DRAINASE BERDASARKAN SNI 03-3424-1994 DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI HEC-RAS PADA JALAN TIMOR RAYA
Keywords:
Drainase, Curah Hujan, Debit Rencana, Hec-RasAbstract
Jalan Timor Raya Kelurahan Oesapa merupakan salah satu tempat yang sering terjadi banjir disaat hujan. Oleh karena itu saluran drainase pada Jalan Timor Raya Kelurahan Oesapa perlu dievaluasi untuk mengetahui apakah saluran eksisting mampu untuk menampung curah hujan. Perhitungan debit rencana menggunakan data curah hujan 20 tahun dari Stasiun Lasiana, Stasiun El Tari, dan Stasiun Tarus. Diperoleh besar curah hujan rencana pada kala ulang 2 tahun sebesar 124,244 mm dan pada kala ulang 5 tahun sebesar 171,167 mm. Kemudian dilakukan perhitungan debit curah hujan rencana dengan metode Rasional, untuk debit rencana diperoleh dari debit curah hujan rencana ditambah dengan debit air kotor. Debit rencana pada kala ulang 2 tahun berkisar antara 0,049 m3/dtk hingga 2,960 m3/dtk dan pada kala ulang 5 tahun berkisar 0,068 m3/dtk hingga 4,075 m3/dtk. Setelah diperoleh debit rencana selanjutnya adalah analisis hidrolika dengan menggunakan aplikasi Hec-Ras. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data geometris saluran dan data debit rencana. Hasil simulasi menunjukan sebagian besar saluran drainase tidak mampu menampung debit banjir sehingga perlu dilakukan redesain.
Jalan Timor Raya Kelurahan Oesapa is one of the places that often floods when it rains. Therefore, the drainage channel on Jalan Timor Raya, Oesapa Village needs to be evaluated to determine whether the existing channel is able to accommodate rainfall. The plan discharge calculation uses 20 years of rainfall data from Lasiana Station, El Tari Station, and Tarus Station. The amount of planned rainfall at the 2 year return period is 124,244 mm and at the 5 year return period is 171,167 mm. Then the calculation of the rainfall discharge plan with the Rational method, for the discharge plan obtained from the rainfall discharge plan plus the discharge of dirty water. The planned discharge at the 2 year return period ranges from 0,049 m3/s to 2,960 m3/s and at the 5 year return period ranges from 0,068 m3/s to 4,075 m3/s. After obtaining the next plan discharge is hydraulics analysis using the Hec-Ras application. The methods used include collecting channel geometric data and plan discharge data. The simulation results show that most of the drainage channels are not able to accommodate flood discharge so that redesign is needed.
References
Badan Standarisasi Nasional. (1994). SNI 03-3424-1994 Tata Cara Perencanaan Drainase Permukaan Jalan. Jakarta : Badan Standarisasi Nasional.
Istiarto. (2014). Simulasi Aliran 1-Dimensi Dengan Bantuan Paket Program Hidrodinamika Hec-Ras. Yogyakarta.
Kamiana, I. M. (2011). Teknik Perhitungan Debit Rencana Bangunan Air (Edisi Pert). Yogyakarta : Graha Ilmu.
Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta : Andi Offset.
