PREDIKSI EROSI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN SEDIMENTASI PADA BENDUNGAN TEMEF

  • Mario F. R. Palenga Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
  • Judi K. Nasjono Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
  • Jusuf J. S. Pah Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
Keywords: Erosi, Sedimentasi, USLE, SDR, Erosivitas, Daerah Aliran Sungai

Abstract

Daerah Aliran Sungai Bendungan Temef terletak pada Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini bertujuan untuk Memprediksi besarnya nilai Erosivitas Curah Hujan, besarnya nilai Erosi dengan menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan sedimentasi dengan metode SDR (Sediment Delivery Ratio) serta menentukan kelas bahaya erosi yang terjadi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh besarnya prediksi erosi pada Daerah Aliran Sungai Bendungan Temef yang dihitung menggunakan metode USLE dengan formulasi erosivitas Bols adalah 218,074 ton/ha/tahun, formulasi erosivitas Lenvain adalah 2679,279 ton/ha/tahun, sedangkan hasil perhitungan prediksi volume sedimentasi dengan menggunakan metode Sediment Delivery Ratio (SDR) untuk formulasi erosivitas Bols adalah 755.279,949 m3/tahun dan formulasi erosivitas Lenvain adalah 9.279.432,703 m3/tahun. Berdasarkan hasil perbandingan perhitungan volume sedimentasi dari data perencanaan hasil perhitungan prediksi volume sedimen menggunakan metode USLE dan metode SDR dengan formulasi erosivitas bols memiliki hasil yang paling mendekati dengan ketelitian 84,98 %, pada penentuan kelas bahaya erosi menggunakan nilai perhitungan USLE dengan formulasi erosivitas Bols, diperoleh kelas bahaya erosi yang terjadi berada pada kelas IV yang dikategorikan berat.

The Temef River Basin is located in the Regency of South Central Timor (TTS), East Nusa Tenggara Province. This study aims to predict the value of rainfall erosion, the value of erosion by using the USLE (Universal Soil Loss Equation) method and sedimentation by the SDR (Sediment Delivery Ratio) method and determine the erosion hazard class that occurs. Based on the results of the study, the magnitude predict of erosion in the Temef Dam Watershed calculated using the USLE method with Bols erosivity formulation was 218,074 tons/ha/year, the Lenvain erosivity formulation was 2679,279 tons/ha/year,  while the results predict of sediment volume calculations using the method of Sediment Delivery Ratio (SDR) for Bols erosivity formulation is 755,279,949 m3 / year and Lenvain erosivity formulation is 9,279,432,703 m3 / year. Based on the comparison of sedimentation volume calculations from planning design the results predict of the calculation of sediment volume using the USLE method and the SDR method with the erosion sensitivity bols have the closest result with 84.98% accuracy, so in determining the erosion hazard class using the USLE calculation value with the Bols erosivity formulation , obtained the class of erosion hazard that occurs is in class IV which is categorized as heavy.

References

Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air, IPB, Bogor
Asdak, C. 2014. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Cetakan Keenam, Gajah Mada University Press, Yogyakarta.
Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.
Auliyani dan Wijaya. 2017. Perbandingan Prediksi Hasil Sedimen Menggunaka Pendekatan Model Universal Soil Loss Equation Dengan Pengukuran Langsung, Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Surakarta.
Balai Rehabilitasi Lahan dan Konservasi Tanah, 1986. Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan RTL-RLKT, Jakarta, Departemen Kehutanan RI.
Kironoto, B, A. 2003. Hydraulics of Sedimen Transport, Diklat Kuliah MPBA Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.
Muskanan, Melati J. 2018. Analisis Erosi dan Sedimentasi menggunakan Metode USLE dan MUSLE Pada Daerah Aliran Sungai Di Bendungan Raknamo Kabupaten Kupang. Skripsi Jurusan Teknik Sipil. Fakultas Sains dan Teknik. Universitas Nusa Cendana. Kupang.
PT. Indra Karya (Persero), 2015. Diskusi Draft Laporan Akhir “Detail Desain Bendungan Temef Di Kabupaten Timor Tengah Selatan”, Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Kementerian Pekerjaan Umum, Nusa Tenggara Timur.
Roehl, W. (1962). Sediment Source Areas, Delivery Ratios And Influencing Morphological Factors. International Association of Hydrological Sciences Commission on Land Erosion.
Published
2020-09-30
How to Cite
Palenga, M. F. R., Nasjono, J. K., & Pah, J. J. S. (2020). PREDIKSI EROSI DI DAERAH ALIRAN SUNGAI DAN SEDIMENTASI PADA BENDUNGAN TEMEF . Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 241-254. Retrieved from http://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/364

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.