EVALUASI ANGKUTAN UMUM PEDESAAN DI KABUPATEN MANGGARAI

  • Febronia K. Pantur Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • John H. Frans Prodi Teknik Sipil, FST Undana
  • Dantje A. T. Sina Prodi Teknik Sipil, FST Undana
Keywords: Angkutan Umum Pedesaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui karakteristik penumpang selaku pengguna angkutan umum pedesaan, mengetahui permasalahan penumpang selaku pengguna angkutan umum pedesaan, mengetahui penyediaan angkutan umum pedesaan di wilayah Kabupaten Manggarai dan mengetahui kinerja dan tingkat kepuasan penumpang terhadap pelayanan angkutan umum pedesaan. hasil analisa penelitian didapatkan bahwa untuk karakterisitik penumpang yang melakukan perjalanan yaitu penduduk yang paling banyak melakukan perjalanan adalah penduduk dengan jenis kelamin laki-laki yang berjumlah 123 orang, umur 40-50 tahun dengan jumlah 68 orang, pendidikan terakhir Sekolah Dasar (SD) dengan jumlah 83 orang, pekerjaan petani dengan jumlah 104 orang dan tujuan perjalanan yaitu untuk bekerja dengan jumlah 79 orang. Permasalahan angkutan umum pedesaan yang paling sering dialami penumpang yaitu muatan dalam angkutan umum yang melebihi kapasitas. Jumlah angkutan umum pedesaan perlu ditambahkan untuk Kecamatan Lelak sebanyak 5 unit angkutan umum pedesaan. Hasil penilaian kepentingan dan kepuasan penumpang terhadap pelayanan angkutan umum pedesaan yaitu pengguna angkutan umum pedesaan belum puas dengan kinerja pelayanan angkutan umum pedesaan.

This study aims to determine the characteristics of passengers as users of rural public transportation, to determine the problems of passengers as users of rural public transportation, to determine the provision of public transportation in the Manggarai Regency area and to determine the performance and level of passenger satisfaction with rural public transport services. the results of the research analysis found that for the characteristics of passengers who travel, namely the population who travels the most are residents with male gender, totaling 123 people, aged 40-50 years with a total of 68 people, last education in Elementary School (SD) with a total of 83 people, working as with a total of 104 people and the purpose of the trip is to work with a total of 79 people. The problem that is load in public transport that capacity. The number of rural public transportation needs to be added for Lelak District as much as 5 units of rural public transportation. The results of the assessment of the interests and satisfaction of passengers on rural public transport services are that rural public transport users are not satisfied with the performance of rural public transport services.

References

Keputusan Mentri Perhubungan No. 15 tahun 2019. (2019). Perhubungan, Mentri.

Peraturan Daerah Kabupaten Manggarai Nomor 11 Tanggal 24 Juli 2007. (n.d.). Peraturan Sistem Transportasi Nasional.

Peraturan pemerintah No 98 tahun 2013 (Peraturan). (n.d.). Pemerintah, Peraturan.

Peraturan Sistem Transportasi Nasional No (49) tahun (2005). (2005). Peraturan Sistem Transportasi Nasional No.

Warpani, S. P. (2002). Angkutan Umum Pedesaan, 5(2), 211–220.

Published
2024-06-30
How to Cite
Pantur, F. K., Frans, J. H., & Sina, D. A. T. (2024). EVALUASI ANGKUTAN UMUM PEDESAAN DI KABUPATEN MANGGARAI. Jurnal Teknik Sipil, 13(01), 31-40. Retrieved from https://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/826

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.