PENGEMBANGAN PETA EVAPOTRANSPIRASI WILAYAH MALANG RAYA DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

  • Gilang Idfi Universitas Negeri Malang
Keywords: Evapotranspirasi Potensial (Eto), Penman Modifikasi, SIG

Abstract

Evapotranspirasi (Eto) menjadi salah satu parameter yang dibutuhkan dalam menghitung kebutuhan air irigasi untuk tanaman. Beberapa Daerah Irigasi di wilayah Malang Raya ada yang belum memiliki data-data klimatologi yang lengkap sebagai salah satu data acuan untuk menghitung kebutuhan air tanaman. Evapotranspirasi sangat diperlukan untuk menghitung Nett Field Requirement (NFR). Untuk wilayah-wilayah yang belum memiliki stasiun klimatologi , data dapat disajikan dengan model interpolasi yang ada pada Sistem Informasi Geografis. Eto dihitung menggunakanan metode Penman Modifikasi dengan menggunakan analisis Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil pada penelitian ini diperoleh rata-rata laju nilai Eto harian terbesar terjadi pada bulan September sebesar 6.42 mm/hari dan Eto terendah terjadi pada bulan Juli sebesar 3.12 mm/hari.

Evapotranspiration (Eto) is one of the parameters needed in calculating of Net Field Requirement on Irrigation system. Some Irrigation Regions in the Malang region that do not yet have complete climatological data as one of the reference data for calculating crop water needs. Evapotranspiration is very necessary to calculate the Nett Field Requirements (NFR). For regions that do not yet have climatology stations, data can be presented using the interpolation model that exists in Geographic Information Systems. Eto is calculated using the Penman Modification method using Geographic Information System (GIS) analysis. The results in this study obtained the average rate of the largest daily Eto occurred in September at 6.42 mm/day and the lowest Eto occurred in July at 3.12 mm/day.

References

Ariyani, D. 2015. Hidrologi. Jakarta. Universitas Pancasila.
Badan Meteorologi Klimatologi Dan Geofisika. 2018. “Prakiraan Musim Hujan Tahun 2018/2019 Provinsi Jawa Timur”. Stasiun Klimatologi, Malang.
Handareni, Wulan. 2015. Interpolasi Data Metode IDW dan Kriging. Bogor. Departemen Geofisika dan Meteorologi IPB.
Ina-Geoportal. 2019. Informasi Geospasial Dasar (IGD) Administrasi Wilayah Malang Raya. Badan Informasi Geospasial (BIG). Dikunjugi 21 Mei 2019, dari http://tanahair.indonesia.go.id/portal-web/.
Irwansyah, E. 2013. Sistem Informasi Geografis: Prinsip Dasar dan Pengembangan Aplikasi. Yogyakarta. Penerbit Digibooks.
Sosrodarsono, S., & Takeda, K. 2003. Hidrologi Untuk Pengairan. Jakarta. Penerbit PT Pradnya Paramita.
Published
2021-07-09
How to Cite
Idfi, G. (2021). PENGEMBANGAN PETA EVAPOTRANSPIRASI WILAYAH MALANG RAYA DENGAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS. Jurnal Teknik Sipil, 10(1), 1-8. Retrieved from http://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/388

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.