PENGARUH FAKTOR AIR-SEMEN PADA BATA RINGAN JENIS CLC DENGAN SUBSTITUSI TANAH PUTIH

  • Rosmiyati A. Bella Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
  • Sudiyo Utomo Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
  • Wilhelmus Bunganaen Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
  • Jusuf J. S. Pah Program Studi Teknik Sipil, FST Undana
Keywords: Kuat Tekan, Serapan Air, Workabilitas, Bata Ringan, Substitusi Tanah Putih

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh variasi Faktor Air Semen (FAS) pada bata ringan CLC yang menggunakan tanah putih dengan variasi tertentu : 0%, 10%, 70% dan 100% Parameter yang akan diukur adalah kuat tekan, serapan air dan kemudahan pengerjaan. Variasi FAS yang digunakan dalam penelitian ini adalah 0,5 dan 0,6. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menguji kuat tekan dan serapan air pada CLC. Kemudahan pengerjaan di pabrik diukur dari kemampuan concrete mixer mengaduk campuran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan tekan beton terbesar (0,630 MPa) dicapai oleh sampel dengan variasi tanah putih sebesar 10% dan 70% pada umur 21 hari dengan FAS 0,6. Untuk serapan air terendah dicapai oleh sampel dengan variasi tanah putih sebesar 10%. Kemudahan pengerjaan di pabrik berbanding lurus dengan penggunaan air dan berbanding terbalik dengan penggunaan tanah putih sebagai pengganti pasir.

This research was conducted to infer the influence of Water to Cement Ratio (WCR) on the compressive strength, water absorbsment and workability of CLC bricks that use sand-by-limestone substitution, in the variation of 0%, 10%, 70% and 100%. WCR of the speciments varried in the range of 0.5 to 0.6. The study was conducted experimentally. Tests were carried out to obtain the compressive strength and water absorbment of the sample, while the level of workability was measured by the capacity of the concrete mixer to stirr the mix. Results shows that 21 day compressive strength of 0.630 MPa was attained at samples with  0.6 WCR at 10% and 70% limestone substituion, lowest water absorbment at sample with 10% limestone substitution, while workability was found to be directly proportional with the amount of water used, but inversely proportional with the level of sand by limestone substitution.

References

Hunggurami, E., Bunganaen, W., & Muskanan, R. Y. (2014). Studi Eksperimental Kuat Tekan dan Serapan Air Bata Ringan Cellular Lightweight Concrete dengan Tanah Putih Sebagai Agregat. Jurnal Teknik Sipil, III(2), 125-136. Retrieved from http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/jurnal-teknik-sipil
Hunggurami, E., Simatupang, P. S., & Lori, A. (2015). Studi Kelayakan Penggunaan Tanah Putih Sebagai Pengganti Agregat Halus (Pasir) Terhadap Kualitas Beton. Jurnal Teknik Sipil, IV(1), 29-38. Retrieved from http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/jurnal-teknik-sipil
Bella, R. A., Hangge, E. E., & Frans, J. H. (2017). Penggunaan Tanah Putih Sebagai Subtitusi Pasir pada Cellular Lightweight Concrete (Unpublished Research Final Report). Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Nusa Cendana, Kupang
Priastiwi, Y., Hidayat, A., Daryanto, D., & Badru, Z. (2020). Pengaruh Substitusi Tanah Putih pada Mortar Geopolimer Berbahan Dasar Fly Ash dengan Aktifator Natrium Hidroksida. MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL, 26(1), 9-16. https://doi.org/10.14710/mkts.v26i1.24715
SNI 03 0349 1989 tentang Bata Beton Untuk Pasangan Dinding
Published
2020-09-30
How to Cite
Bella, R. A., Utomo, S., Bunganaen, W., & Pah, J. J. S. (2020). PENGARUH FAKTOR AIR-SEMEN PADA BATA RINGAN JENIS CLC DENGAN SUBSTITUSI TANAH PUTIH. Jurnal Teknik Sipil, 9(2), 315-322. Retrieved from http://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/373

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.